Rabu, 31 Desember 2008

Curahan Hati Seorang Sahabat

Cerita ini sengaja aku tulis untuk sekedar berbagi dengan para pembaca tentang curahan atau kegelisahan sahabatku yang kemarin berbagi cerita tentang rencana masa depannya kepadaku.
Curahan hati itu pun sebenarnya tidak sengaja terkuak olehku. Awalnya Dia tidak mau cerita tentang kegundahannya itu. Tapi setelah aku korek terus menerus akhirnya Dia mau juga berterus terang. Awal mulai cerita inipun sebenarnya tidak sengaja. Waktu itu aku iseng-iseng aja nanya tentang hubungannya dengan pacarnya. Dia hanya menjawab baik-baik aja dan cukup terkendali. (macam betul…ja tu bahasanya terkendali,hehe..)

Dia bercerita panjang lebar tentang hubungannya saat ini bersama pacarnya. Bahkan saking panjangnya, aku sampai tertidur mendengarnya. (nggak ding, bo’ong. Cuma ke lelap dikit..). Dari sekian panjang ceritanya , diakhir cerita dia berkata “tapi saat ini aku lagi dalam kebimbangan besar”. Lantas aku pun bertanya “emang ada masalah apa????”. Yah..seperti yang aku bilang sebelumnya , dia nggak terbuka kepadaku. Dia hanya mengatakan “udahlah, biar aku sendiri yang menyelesaikannya. Ini terlalu pribadi rasanya..”. tetapi dasar aku orangnya penasaran, yah aku terus aja menanyainya sampai-sampai akhirnya dia mau berterus terang..(salah sendiri udah bikin aku penasaran, yo tak buru sampai jelas beritanya.hehehe..)

Kemudian dia bercerita tentang kejelasan masa depan dari hubungannya dengan pacarnya. Sekedar informasi aja, temanku ini merupakan penganut aliran Long Distance Relationship (agama kali..penganut) atau bahasa kitanya Pacaran Jarak jauh.. dia telah berpacaran dengan pacarnya ini lebih kurang 7 tahunan lah..udah lama juga ya ternyata?!
Kembali ke pokok cerita, dia mengatakan bahwa pacarnya ini menuntut kejelasan dari hubungannya ini..apakah ada keseriusan atau hanya kesenangan belaka..???????????? (eh, kebanyakan ya tanda tanyanya?hehe..biar lebih dramatisir gitu..). Nah, dia menjawab bahwa dia serius..tapi si cewek ternyata butuh bukti..bukan hanya omongan dimulut saja..temanku ini pun langsung jawab “Dulu..untuk menyatukan 2 hati orang anak manusia, itu pun hanya butuh kepastian dari 2 orang itu juga.. Tapi ini mau menyatukan 2 keluarga besar..dan itu butuh kepastian bukan dari 2 orang..tapi 2 keluarga..”. aku yang mendengar dari tadi pun ikut respon, “bener itu bro, untuk mengikat hubungan lebih serius, memang harus dengan perencanaan yang matang..”. Dia pun berkata lagi “ya itu dia..Cuma yang jadi permasalahan, keluarganya dia terus menuntut kepadanya apakah hubungan yang terus dipertahankan selama ini akan bener-beneran terjadi apa nggak..? jangan-jangan Cuma capek menunggu doang..”. aku pun merespon,”bener juga tuh”. Trus temenku ngomong lagi, “ah..loe ini, dari tadi benar betul, benar betul mulu. Nggak ada solusi..”. hehe..betul juga ya?! (eh, masih ngomong betul lagi, sorry sorry…)
Karena dibilang nggak ada ngasih solusi, aku pun tertantang untuk memberikan solusi. Kemudian aku bertanya, “hubunganmu kan udah disetujui oleh kedua belah pihak keluarga, trus apa yang membuatmu belum siap??”. Dia pun berkata,”secara bathin aku siap. Tapi untuk ngomong ke keluargaku aku yang belum siap..karna orang tuaku pernah memberikan statement klo pacarku mau menjadi bagian dari keluargaku, dia harus mau menunggu sampai waktunya itu tiba..”. trus aku bertanya,”emang kapan waktunya itu tiba?” Dia pun menjawab,”yah..sampai aku nanti lulus kuliah dan dapat kerja. Lagian aku juga nggak mungkin ngeduluin kakakku. Lha, kakakku aja belum nikah, kok aku yo mau nikah duluan..”. trus aku pun bertanya lagi (dari tadi nanya mulu ya?kapan solusinya??sabar..dibaca ja ampe habis..hehehe..),”trus kenapa nggak tunangan aja dulu..??”. dia pun menjawab,’nah..itu dia masalahnya, aku itu nggak berani saat ini untuk ngomong ke orang tuaku..lulus kuliah aja belum, kok udah mikirin tunangan. Bisa-bisa aku di coret dari daftar keluarga..” aku pun bertanya lagi,”trus kamu udah bilang hal seperti ini kepada pacarmu?”. Dia pun menjawab,”udah..tapi dia tetap bersikeras bahwa dia butuh kejelasan akan hubungan mereka..”.
Wah..cukup pelik juga ya? Disatu sisi udah ditagih oleh keluarga pacarnya, disisi lain belum berani ngomong kekeluarganya. Emang kasihan tuh sahabtaku.hehe..
Oleh karena itu, dengan bijaknya aku pun berkata,”oh…ya sudah..kamu sabar aja dulu..mungkin pacarmu begitu karna dia saat ini lagi tertekan oleh keluarganya..kamu banyak-banyak aja berdoa semoga kamu diberi jalan keluar..”. (hehehe..ternyata solusinya cuma begitu doank. Anak bayi juga bisa kali ya kek gitu..?! emang sich..tapi yang penting kan ada masukan dikit..hehe..)

Nah..cukup sekian ceritanya..sekedar informasi lagi, alasan lain aku memposting ini di blogku..sekalian berharap moga-moga aja pembaca mempunyai solusi yang cukup bagus untuk sahabatku ini..solusi atau tanggapan yang pembaca berikan tentunya akan sangat berguna baginya nanti..mau toch para pembaca ikut berbagi solusi??? (hehe..macam ada yang baca..aja ini blog).
Ya sudah..aku tunggu yo solusi dari pembaca sekalian..!! Dan Hatur Nuwun…atas attention nya..




Continue Reading...

Kata Cinta Untuk Sahabat

ada rasa yang tertinggal di sini
ada sedih yang bertualang di jiwa
ada pilu yang membuncah di tengah gelaga hati
aku pudar , aku ringkih , aku nelangsa
waktu seolah telah berlalu cepat di depanku
seolah jarak yang terpisah menghadirkan kerinduan
Cintaku , cinta … yang entah aku bisa menggapainya lagi atau tidak

Entahlah , seonggok belati telah menusukku
entah kapan ia akan ada lagi menusuk untuk yang kesekian kalinya
apa memang harus aku katakan dengan indah
ataukah memang harus menunggu sampai pagi
yang jelas cinta dan penantian ku telah di ujung jalan
antara persahabatan dan cinta
aku memilih menjunjung persahabatan meski sakit yang kudapat
biarlah , biar semua tetap jadi sebuah rahasia
sebuah memori yang tersimpan dalam hati
Continue Reading...

Kamis, 11 Desember 2008

Sebait Kata Untuk Sahabat

Untaian perasaan dan pemikiran untukmu, Sahabat…
Sebait Kata Untuk Sahabat

Siapa yang mengenal Cinta pasti akan tau bahwa Cinta bisa memancarkan kreativitas yang dimiliki seseorang untuk menguntai kata-kata indah seperti yang ada di artikel Perempuan.com ini.
Jika kita mencintai seseorang, kita akan senantiasa mendo’akannya walaupun dia tidak berada disisi kita. Tuhan memberikan kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita ? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah Cinta …

Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba.. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi, jika kamu masih tidak dapat melupakannya. Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan, walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan Kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.

Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya. Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya. Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia tersebut.

Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat dan kemarahan menjadi rahmat. Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.

Seandainya kamu ingin mencintai atau memiliki hati seorang gadis, ibaratkanlah seperti menyunting sekuntum mawar merah. Kadangkala kamu mencium harum mawar tersebut, tetapi kadangkala kamu terasa bisa duri mawar itu menusuk jari. Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu, hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kamu harus membiarkannya pergi.

Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehingga kamu kehilangannya. Pada saat itu, tiada guna penyesalan karena perginya tanpa berkata lagi. Cintailah seseorang itu atas dasar siapa dia sekarang dan bukan siapa dia sebelumnya. Kisah silam tidak perlu diungkit lagi, kiranya kamu benar-benar mencintainya setulus hati.

Hati-hati dengan cinta, karena cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta PALSU. Kemungkinan apa yang kamu sayangi atau cintai tersimpan keburukan didalamnya dan kemungkinan apa yang kamu benci tersimpan kebaikan didalamnya.

Cinta kepada harta artinya bakhil, cinta kepada perempuan artinya alam, cinta kepada diri artinya bijaksana, cinta kepada mati artinya hidup dan cinta kepada Tuhan artinya Takwa. Lemparkan seorang yang bahagia dalam bercinta kedalam laut, pasti ia akan membawa seekor ikan. Lemparkan pula seorang yang gagal dalam bercinta ke dalam gudang roti, pasti ia akan mati kelaparan.

Seandainya kamu dapat berbicara dalam semua bahasa manusia dan alam, tetapi tidak mempunyai perasaan cinta dan kasih, dirimu tak ubah seperti gong yang bergaung atau sekedar canang yang gemericing. Cinta adalah keabadian .. dan kenangan adalah hal terindah yang pernah dimiliki. Siapapun pandai menghayati cinta, tapi tak seorangpun pandai menilai cinta karena cinta bukanlah suatu objek yang bisa dilihat oleh kasat mata, sebaliknya cinta hanya dapat dirasakan melalui hati dan perasaan.

Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dahsyatnya cinta. Cinta sebenarnya adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan didalam dirinya.

Kamu tidak akan pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. Namun apabila sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda Tanya dihatinya. Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut kemulut tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya. Bercinta memang mudah, untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh. Jika saja kehadiran cinta sekedar untuk mengecewakan, lebih baik cinta itu tak pernah hadir.

Continue Reading...

Design by : Izzoel SMA Negeri 1 Badegan Ponorogo